Tugas Jurnalistik Online : Fenomena Berita Viral : Kelompok 7


FENOMENA BERITA VIRAL


Disusun oleh:
1.     Sherina Puspa Y                     5.16.03.05.0.050
2.     Risna Amalia                           5.16.03.05.0.048
3.     Rebertha Paulina R                 5.16.03.05.0.046

PRODI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT
2018



Kata Pengantar
            Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rahmat-Nya, kami dapat menyusun makalah yang berjudul “Fenomenasi Berita Viral” dengan lancar. 
            Adapun maksud penyusunan makalah ini untuk memenuhi tugas mata kuliah Jurnalisme Online. Harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang Jurnalisme Online “Fenomenasi Berita Viral”..
            Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna dengan keterbatasan yang kami miliki. Tegur sapa dari pembaca akan kami terima dengan tangan terbuka demi perbaikan dan penyempurnaan makalah ini. 

Mojokerto, 21 November 2018
                                                                                                                                                                                                                                               

Penyusun        


                                                                                             

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang............................................................................................. 1
2.      Rumusan Masalah........................................................................................ 1
3.      Tujuan .......................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
1.      Pengertian Viral .......................................................................................... 3
2.      Sejarah Viral ................................................................................................ 4
3.      Media yang digunakan berita Viral.............................................................. 4
4.      Contoh judul berita Viral............................................................................. 5
5.      Tujuan menggunakan kata Viral di berita.................................................... 5
6.      Contoh berita Viral...................................................................................... 6
7.      Elemen-elemen yang membuat Berita menjadi Viral................................... 7
BAB III PENUTUP
1.      Kesimpulan ................................................................................................. 9
DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang     
      Di era globalisasi ini, semua informasi yang didapat sudah mulai menggunaka internet, khususnya media sosial. Perusahaan-perusahaan media tidak lagi satu dari beberapa suara yang yang mampu dan bertanggung jawab untuk mengatur percakapan dan membentuk wacana publik. Popularitas yang belum pernah terjadi sebelumnya dari media sosial dan proliferasi yang dihasilkan dari user generated content telah memberikan para pengguna kemampuan untuk menentukan konten mana yang populer dan yang tidak.
      Perkembangan berita viral yang sangat pesat di Indonesia dari mulut ke mulut sebagai sarana komunikasi sehari-hari menjadikan berita tersebut beredar secara luas dalam masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi dan berkembangnya pemasaran interaktif, istilah word of mouth ini meluas jangkauannya menjadi virtual word of mouth, dimana informasi dipertukarkan melalui dunia maya\
      Berita viral saat ini memanfaatkan jaringan dari orang ke orang untuk menyebarkan pesan-pesan yang ingin disampaikan. Segala bentuk komunikasi seperti teks , foto,  berita,  atau video  dapat diteruskan melalui e-mail,website, media sosial dan fasilitas internet lainnya.
      Berita Viral saat ini secara umum sangat bergantung pada teknologi internet, dimana konsumen sangat memahami penggunaan internet dan menggunakan internet sebagai sarana berkomunikasi sehari-hari. Berita viral dapat disebut juga fenomena viral yang memfasilitasi dan mendorong masyarakat untuk menyebarkan pesan-pesan secara sukarela.
2.      Rumusan Masalah
1.      Apakah pengertian dari Viral ?
2.      Bagaimana sejarah Viral ?
3.      Apakah Media yang digunakan berita Viral ?
4.      Apa saja contoh judul berita Viral ?
5.      Apa tujuan menggunakan kata Viral di berita ?
6.      Apa contoh berita Viral ?
7.      Apa elemen-elemen yang membuat Berita menjadi Viral
3.      Tujuan
1.      Memahami pengertian dari Viral
2.      Memahami sejarah Virak
3.      Memahami media yang digunakan berita Viral
4.      Memahami contoh judul berita Viral
5.      Memahami tujuan menggunakan kata Viral di berita
6.      Memahami contoh berita Viral
7.      Memahami elemen-elemen yang membuat Berita menjadi Viral
           


BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Viral
            Pengertian viral adalah aktivitas di dunia maya yang menggambarkan penyebaran sebuah informasi melalui media online yang tersebar dengan cepat sehingga membuatnya menjadi popular dan menjadi perbincangan khalayak umum. Informasi dapat berupa, foto, video, beritadan lain sebagainya.
            Fenomena viral merupakan objek atau pola yang dapat menggandakan diri atau mengubah objek lain menjadi salinan dirinya sendiri saat objek tersebut terpapar dengan objek tersebut. Fenomena ini mendapatkan nama dari bagaimana virus dapat menyebarkan dirinya sendiri. Cara ini menjadi cara yang umum bagaimana pikiran, informasi, dan tren bergerak  menuju dan melalui suatu populasi manusia.
            Kata atau istilah viral  kian akrab di telinga dan mata kita, Hasil study online  menunjukan viral singkatan dari bahasa inggris yaitu virus virtual. Virus adalah penyakit dan virtual berarti tidak nyata.
            Pengertian Viral memiliki beberapa arti, berikut beberapa pengertian dalam dunia marketing, kesehatan dan internet :
1.      Pengertian Viral dalam Marketing
      Viral dalam dunia marketing diartikan sebagai strategi dan proses penyebaran pesan elektronik yang menjadi saluran untuk mengkomunikasikan informasi suatu produk kepada masyarakat secara meluas dan berkembang.
      Contoh: Pemasaran viral saat ini menjadi cara yang diperhitungan bagi banyak perusahaan besar guna menaikkan omset penjualan.
2.      Pengertian Viral dalam Kesehatan dan Internet
      Berbeda halnya pada dunia marketing dan pemasaran, pengertian viral dalam dunia kesehatan dapat diartikan sebagai suatu penyakit atau virus. Contoh: Gejala flu dapat meniru viral pathogen pernafasan pada umumnya. Pengertian Viral menurut kamus Cambridge berasal dari bahasa Inggris dan terbagi kedalam dua pengertian.:
1.      Viral adalah kata sifat yang berhubungan dengan kesehatan (penyakit) yang artinya disebabkan oleh virus seperti terinfeksi virus (penyakit).
2.      Viral adalah kata sifat yang berhubungan dengan internet yang artinya adalah untuk menggambarkan sesuatu yang sangat cepat menjadi populer di kalangan pengguna internet dengan cara mempublikasikan atau mengirim e-mail ke orang-orang. Misalnya foto, video atau informasi lainnya.
2.      Sejarah Viral
            Kata viral secara etimologis berarti penyebaran penyakit disebabkan virus. Namun sejak era 90-an, kata viral masuk ke ranah marketing dan internet. Di tahun 1996 Jeffrey Rapport seorang profesor di Harvard Business 1996 mencetuskan konsep viral marketing. Sebuah fenomena viral marketing yang sukses terjadi pada film Blair Witch Project (1999). Film horor POV ini hanya berbudget 600 ribu USD. Namun mampu meraup untung 250 juta USD secara global.
            Di ranah internet, video Dancing Baby (aka Baby Cha-Cha/Oogachaka) viral di tahun 1996. Animasi bayi joget lucu yang digarap dengan 3D Studio Max ini ditampilkan John Woodell di situsnya. Tak perlu waktu lama, Dancing Baby menjadi fenomena yang booming. Mulai dari lagu, iklan televise sampai video gim memuat karakter Oogachaka Baby.
3.      Media yang digunakan berita viral
            Proses transfer informasi pesan yang mudah. Virus akan mudah menginfeksi satu komputer ke komputer lainnya. Sama halnya seperti ini, Andapun harus dapat menemukan media seperti apa yang memudahkan virus marketing Anda dapat menyebar dengan efektif. Proses transfer pesan ini bisa berjalan cepat jika Anda memilih media yang tepat. Seperti media berikut ini :
1.      Video
Media yang cukup efektif kita gunakan sebagai berita viral adalah video. Video lebih mudah difahami dibandingkan jenis media dan format digital lainnya. Mengapa? Karena, video memiliki 2 unsur, yaitu visual dan audio. Contohnya adalah fenomena Duo Keongracun, Eka Lesamana, briptu norman dan lainnya. Bahkan, ada beberapa nama yang cukup terkenal saat ini, seperti Edo Zeil, Kevin Anggara dan youbers lainnya.
2.      Gambar
Penggunaan gambar sebagai salah satu media menyampaikan pesan berita viral. Berbagi gambar, sudah menjadi hal yang lumrah saat ini. Bagaimana tidak, banyak sekali media sosial yang mengusung konsep berbagi gambar. Nah, syarat untuk membuat gambar menjadi viral, adalah dengan memberikan bumbu humor yang menarik. Jangan lupa ajak mereka berbagi. Salah satu jenis gambar yang cukup populer saat ini adalah "meme". Contohnya, “meme ferguso”.
3.      Media Sosial.
Para pengguna media sosial, saat ini sudah banyak dan terus bertambah. Bahkan, media sosial termasuk jenis media yang paling digunakan oleh masyarakat Indonesia sendiri. Contohnyna melalui platform seperti facebook, twitter, instagram dll.
4.      Contoh Judul Berita Viral
1.      * "Viral Video Polisi Tendang Pencuri di Minimarket Pangkal Pinang, Kapolri Marah Besar." (berita: kompas.com)
2.      * "Viral, Pelajar SMA di Blitar Tampilkan Gerakan Porno Aksi" (berita: detik.com)
3.      * "Viralkan dan #berhati-hatiHati2 penipuan baru, blum pernah belanja online di sini tp udh dpt hadiah dengan cara belanja dlu. Nm yah dpt hadiah gk hrs belanja dan embel2 lain yah. @DivHumas_Polri (tweet: @MumuAsix)
5.      Tujuan Menggunakan Kata Viral di Berita
            Seperti virus, kini berita, info kesehatan atau kecelakaan, sampai info gempa bumi cepat tersebar. Informasi yang kian berlimpah, mudah aksesnya, dan murah beban datangnya bersliweran di internet via sosmed ataupun grup chat. Guna mempercepat peredaran satu informasi, banyak pihak kini menggunakan kata viral. Mungkin berikut beberapa sebabnya :
1.      Persepsi kita pada kata viral bersifat deterministik. Seperti judul berita viral di atas, kita meyakini berita ini baru, tersebar cepat dan aktual. Karena sudah banyak ternyata berita viral yang beredar, kontennya sesuai persepsi kita. Jikapun ada berita viral yang kita baca sudah lama atau tak lagi aktual. Persepsi kita pun memakluminya. Namun, kadang tidak dengan berita viral tapi bohong.
2.      Dalam kata viral ada kebaruan atau actual atau novelty. Keaktualan berita adalah esensi penting produk jurnalistik selain faktual. Sehingga, kebaruan sebuah berita menjadi buruan banyak situs berita, bahkan untuk netizen. Situs pertama yang mengulas berita viral akan mendapat banyak klik. Netizen yang mendapat video/info viral pertama kali pun kadang bisa terkenal.
3.      Kadang dalam keviralan ada keanehan. Keanehan yang ditulis umumnya kontradiktif seperti contoh berita pertama. Bagaimana seorang polisi tegah menganiaya seorang ibu yang diduga mencuri. Informasi viral pun kadang absurd seperti isi berita kedua dan ketiga. Kok pelajar bisa begitu senonoh menari. Atau seperti apasih penipuan belanja online modus baru yang mungkin tidak terjadi secara langsung.
4.      Situs berita dan sosmed nyatanya menyuguhkan informasi viral. Tak dapat disangkal, berita viral mendatangkan klik pada situs berita online. Beberapa situs malah menyediakan tab khusus berita-berita viral. Kadang, satu berita viral bisa disajikan menjadi 3-5 page yang berbeda demi jumlah klik. Begitupun dengan sosmed dengan penelesuran keyword viral. Ribuan post/tweet akan muncul jika kata viral dan berita terkait kita search di sana.
6.      Contoh Berita Viral
            Gadis bernama Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka jadi viral setelah membuat tutorial makeup di Youtube-nya. Pada video-videonya, Rahmawati menunjukkan kepolosannya sehingga bikin netizen terhibur. Rahmawati bahkan sampai mencuri perhatian Nagita Slavina.
            Dalam video tutorialnya, Rahmawati memberikan tutorial makeup kesehariannya hingga tantangan makeup. Salah satunya adalah tantangan makeup menggunakan balon air sebagai pengganti spons beauty blender. Dalam video tersebut, Rahmawati memulaskan foundation dengan balon air. terlihat Rahmawati kesulitan saat meratakannya dengan balon air, namun ia berkata bahwa “dengan balon air bisa bikin makeupnya lebih flawless”.
            Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka jadi semakin viral setelah sejumlah influencer kecantikan seperti Tasya Farasya, Nagita Slavina memposting video Rahmawati di Instagram Storynya. Kini, Youtubenya diserbu oleh netizen yang penasaran melihat tutorial makeupnya yang menghibur.
            Gadis yang mengaku berusia 23 tahun itu telah melakukan puluhan tutorial makeup. Tutorial makeup terakhirnya berjudul 'makeup untuk pemula'. Video tersebut telah dilihat lebih dari 300 ribu. Subscriber Rahmawati pun kini melesat tajam hingga 34 ribu.
7.      Elemen-elemen membuat berita menjadi viral
1.      Kebanggaan diri
Apa sebenarnya alasan utama seseorang melakukan share terhadap suatu konten? Karena mereka ingin mendapatkan kebanggaan. Kebanggaan ini bisa dalam bentuk 2 hal :
1).  Like, share, retweet, komentar kagum, dll. dari teman atau follower mereka
2).  Citra positif terkait isi konten yang di-share
2.      Mudah diingat
Manusia hanya akan merekomendasikan konten yang mereka ingat.
Menariknya, kita akan secara berulang-ulang merekomendasikan konten anda setiap kali topiknya dibahas kalau konten anda mudah diingat. Jadi konten yang mudah diingat akan tetap populer dalam jangka panjang. Cara membuat konten yang mudah diingat :
1.      Gunakan istilah atau nama baru
2.      Gunakan gambar untuk menjelaskan , gambar akan mempermudah manusia dalam mencerna isi konten. Karena itu, sertakan minimal satu gambar yang unik pada konten anda. Dan untuk konten berupa tutorial, sertakan gambar untuk setiap tahapannya.
3.      Format penulisan yang mudah dibaca
4.      Jelaskan secara terperinci langkah demi langkah. Semakin mudah dicerna, semakin mudah pula untuk diingat.
5.      Topiknya popular. Orang-orang akan sering membagikan konten mengenai topik yang populer. Dalam periode menjelang pemilu, hampir seluruh artikel yang muncul di timeline Twitter kita isinya tentang pemilu. Jadi anda bisa mencuri popularitas suatu topik untuk membuat konten anda jadi populer juga.
3.      Membuat konten menjadi populer
Ini beberapa indikasi topik yang populer:
1.      Selalu jadi bahasan populer di suatu kalangan
2.      Ada acara, event, atau kejadian baru
3.      Suatu masalah besar yang belum ada panduan penyelesaiannya
4.      Membangkitkan perasaan
Kita sebagai manusia akan menyebarkan konten yang isinya membangkitkan emosi atau perasaan. Ini karena kita menunjukkan bahwa kita peduli terhadap isi konten tersebut.
Ternyata hasilnya ada 4 emosi yang paling sering muncul:
1.      Kagum (Awe)
2.      Tawaan (Laughter)
3.      Terhibur (Amusement)
4.      Bahagia (Joy)



BAB III
PENUTUP

            Kesimpulan dari pemaparan diatas, viral adalah aktivitas di dunia maya yang menggambarkan penyebaran sebuah informasi melalui media online yang tersebar dengan cepat sehingga membuatnya menjadi popular dan menjadi perbincangan khalayak umum. Informasi dapat berupa, foto, video, beritadan lain sebagainya.
            Berita viral saat ini memanfaatkan jaringan dari orang ke orang untuk menyebarkan pesan-pesan yang ingin disampaikan. Segala bentuk komunikasi seperti teks , foto,  berita,  atau video  dapat diteruskan melalui e-mail,website, media sosial dan fasilitas internet lainnya.
            Tujuan seseorang membuat berita viral karena ingin mendapat pengakuan public, perhatian dan eksistensi diri. Berita dapat viral


  
DAFTAR PUSTAKA
http://panduanim.com/pemicu-popularitas-konten/



Komentar