Wawancara Eksklusif dengan Kepala Biro Inews.id JATIM
Wawancara Eksklusif dengan Kepala Biro Inews.id JATIM
Surabaya- Inews merupakan stasiun televisi swasta yang ada
di Indonesia. Inews sendiri dulunya bernama SUN TV lalu berubah menjadi SINDOtv, kemudian pada tahun 2015 berubah
menjadi inews TV. Inews juga memiliki media online yang bernama Inews.id yang
sudah ada sekitar 1 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 8 januari 2018.
Alasan di dirikannya inews.id adalah
untuk mengikuti perkembangan zaman karena sekarang sudah zaman digital
jadi media televisi juga mendirikan portal media online untuk menggaet pangsa
pasar yang lebih luas. Kami dari prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam
Majapahit yang sedang melakukan magang di biro inews TV di Surabaya
berkesempatan untuk bisa mewawancarai bapak Iqya' Ulumuddin selaku kepala biro inews.id Jawa Timur.
Inews.id
tidak menggunakan clik bait dalam memproduksi beritanya, karena mereka
berpendapat bahwasanya sekarang masayrakat sudah jauh lebih pintar dalam
memilih berita mana yang baik, serta pakar komunikasi sendiri juga sudah
mengungkapkan bahwa clik bait itu bukan suatu hal yang baik untuk digunakan
dalam penyebaran berita. Inews.id memiliki berbagai macam segmentasi untuk
mencakup berbagai kalangan masyarakat, seperti lifestyle, olahraga, politik,
dll. Segmentasi berita yang paling banyak memiliki pembaca adalah sport, namun
karena tahun ini adalah tahun politik atau menjelang pemilu maka segmentasi
berita politik saat ini memiliki trafik yang lebih tinggi dibandingkan dengan
sport.
Kelebihan
dari Inews.id sendiri selain menjadi salah satu bagian dari MNC Group dan dapat
membranding lewat televisi sehingga mudah dikenal oleh masyarakat adalah
mereka lebih banyak menampilkan foto dan vidio yang bagus dan menarik bagi
pembacanya. Kemudian untuk saat ini Inews.id belum memiliki ruang bagi para
citizen jurnalism untuk bisa memberikan informasi melalui web ini, dikarenakan
portal ini masih baru dan sumber daya manusianya masih kurang sehingga belum
bisa merangkul para citizen jurnalism untuk bergabung dalam waktu dekat ini,
tapi tidak menutup kemungkinan bahwa hal tersebut akan segera di realisasikan.
Untuk kontribusi beritanya berbeda dengan yang ada dalam Inews TV. Kalau dalam Inews Tv sifatnya koordinatif dengan kontributor di daerah Jawa Timur sedangkan
di Inews.id langsung koordinasi dengan pusat dan yang memegang inews.id di Jawa
Timur ini hanya satu orang yaitu bapak Iqya’
sendiri. (DAK)

Komentar
Posting Komentar